-->

Fakta-fakta Penting Tentang Korban Virus Corona

Pusat penyebaran Virus Corona

Wuhan, salah satu kota di China tiba-tiba diserang virus misterius. Virus ini mulai menyerang kota tersebut dengan wabah yang diduga menyerupai pneumonia China.

Wabah pneumonia Wuhan berat ini pertama kali ditemukan di Wuhan pada Minggu (5/1), ketika 59 orang yang tinggal di dekat pasar ikan di kota itu mengalami gejala seperti pneumonia.

Berbagai imbauan terkait pencegahan untuk mengatasi masalah tersebut pun dilakukan. Salah satunya dengan menutup pasar ikan Wuhan pada 1 Januari 2020. Selain itu, imbauan untuk menjauhi pasar ikan dan kontak langsung dengan pasien juga dicegah.

Penyebab Virus Corona

Selain dugaan menyebabkan pneumonia, China juga sempat khawatir akan bangkitnya SARS.

Ada kekhawatiran penyakit ini akan memicu kebangkitan penyakit SARS yang menular. Penyakit ini mendorong pihak berwenang di banyak negara untuk mengambil tindakan pencegahan termasuk meningkatkan disinfeksi kereta dan pesawat terbang dan pemeriksaan penumpang.

Namun dalam perkembangannya, China percaya kalau wabah pneumonia China misterius yang menyerang 59 orang ini disebabkan oleh jenis virus baru dari keluarga yang sama dengan SARS. Penyakit ini pernah menewaskan ratusan orang lebih dari satu dekade lalu.

Ilmuwan Xia Jianguo mengatakan kepada kantor berita resmi Xinhua bahwa para ahli sebelumnya sudah mengatakan kalau virus corona adalah biang kerok wabah tersebut.

"Sebanyak 15 hasil, sudah positif dari tipe baru corona virus sudah terdeteksi di laboratorium melalui tes pada sampel darah yang terinfeksi dan usap tenggorokan," kata Xu.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi penemuan awal virus corona baru tersebut dalam sebuah pernyataan. Nama teknis coronavirus ini adalah 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV).


Virus Corona yang menyebabkan penyakit COVID-19 masih menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, virus ini telah menyebar ke berbagai penjuru dunia dan jumlah penderitanya terus bertambah.

Virus Corona pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina pada bulan Desember 2019. Seperti dilansir Worldometer, hingga 11 Maret 2020, sekitar 118 ribu orang positif terinfeksi virus Corona di 119 negara. Dari jumlah tersebut, sekitar 65 ribu orang sudah dinyatakan sembuh, 4 ribu orang meninggal, dan sisanya masih dalam penanganan.

Di Indonesia sendiri, Kementerian Kesehatan RI mencatat ada 27 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Sebanyak 7 orang di antaranya tertular penyakit ini di luar negeri dan kembali ke Indonesia sudah dalam keadaan terinfeksi.
Imbauan Pemerintah

Terkait bertambahnya kasus positif Corona di Indonesia, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto, meminta masyarakat untuk tetap tenang. Ia berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan terus meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terinfeksi virus ini.

“Bukan hanya GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), tapi juga (kontrol) hati dan pikiran kita, (dalam dunia medis) namanya psikoneuroimunologi. Kalau kita mendapat persepsi dan hal-hal yang salah tersebut membuat khawatir, cemas, maka imunitas tubuh kita juga ikut menurun,” kata Terawan, seperti dikutip dari Kantor Berita Antara.

Selain itu, pemerintah juga telah melakukan beberapa langkah preventif untuk mencegah penularan COVID-19 di Indonesia. Langkah tersebut antara lain memeriksa suhu tubuh para pengguna MRT di pintu masuk dan menyediakan hand sanitizer di berbagai fasilitas umum, seperti terminal dan stasiun kereta.

Langkah pencegahan juga diberlakukan di bandara-bandara internasional guna mengantisipasi penyebaran virus Corona dari luar negeri. Pengawasan telah dilakukan secara ketat, mulai dari pengecekan dokumen perjalanan hingga pemeriksaan kesehatan para penumpang pesawat.

“Di bandara Soekarno Hatta (Jakarta) sudah disediakan jalur khusus di terminal kedatangan internasionalnya. Bagi traveler pemegang paspor dan penumpang dari Italia, Cina, Korsel, dan Iran akan diarahkan masuk jalur 1,” kata Direktur Utama PT. Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin.

itulah dia tentang. ini dia! fakta terbaru tentang korban Virus Corona. semoga bermanfaat sharing kami ini. sekian dan terimakasih.

0 Response to "Fakta-fakta Penting Tentang Korban Virus Corona"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel